Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Thursday, 29 November 2012

Picisan kata pengubat lara...

“Hawa dijadikan dari pada tulang rusuk Adam, bukan dari pada kepala untuk dijadikan atasnya, bukan dari pada kaki untuk menjadi alasnya, melainkan dari sisinya untuk dijadikan teman hidupnya, dekat dengan lengannya untuk dilindungi dan dekat dihati untuk di cintai”.

Terbaca didalam kad kawin seorang teman...
MasyaALLAH... Sweetkan...

TIGA Hal, untuk SETIAP orang

Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak boleh kembali :
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan.

Ada 3 Hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam.

Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran.

Ada 3 Hal yang paling berharga :
1. Kasih Sayang
2. Cinta
3. Kebaikan.

Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi.

Ada 3 Hal yang membentuk watak seseorang :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras.

Ada 3 Hal yang membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemahuan
3. Fokus.

Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh.

TAPI, ada 3 Hal dalam hidup yang PASTI, iaitu :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian.

Monday, 15 October 2012

CINTA, yang mana perlu didahulukan?

Salam pembaca lelap yang aqma kasihi kerana ALLAH... Ada  sedikit perkongsian yang aqma terbaca melalui Muslimahzone.com hari ini. Sangat menarik dan harapnya rentetan cerita di bawah dapat memberi kita sedikit pengajaran dalam pencarian penyejuk hati/khalifah hati/bidadari hati untuk menemani setiap dari kita hingga ke Jannah, insyaALLAH... Hayati...
 
Muslimahzone.com - Ini adalah kisah seorang pemuda tampan yang soleh dalam memilih calon isteri, kisah ini tak bisa dipastikan fakta atau tidak, namun semoga pelajaran yang ada didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama Muslimah yang belum menikah semoga menjadi renungan.
 
Ia sangat tampan, taat (soleh), berpendidikan baik, orang tuanya menekannya untuk segera menikah.
Jadi kedua orang tuanya, telah memiliki banyak proposal yang datang, dan dia telah menolaknya semua. Orang tuanya berpikir, mungkin saja ada seseorang yang lain yang berada di pikirannya.
 
Namun setiap kali orangtuanya membawa seorang wanita ke rumah, pemuda itu selalu mengatakan “dia bukanlah orangnya!”
 
Pemuda itu menginginkan seorang gadis yang relijius dan mempraktekkan agamanya dengan baik (shalihah). Suatu malam, orangtuanya mengatur sebuah pertemuan untuknya, untuk bertemu dengan seorang gadis, yang relijius, dan mengamalkan agamanya.
 
Pada malam itu, pemuda itu dan seorang gadis yang dibawa orangtuanya, dibiarkan untuk berbicara, dan saling menanyakan pertanyaan satu sama lainnya, seperti biasa.
 
Pemuda tampan itu, mengizinkan gadis itu untuk bertanya terlebih dahulu.
 
Gadis itu menanyakan banyak pertanyaan terhadap pemuda itu, dia menanyakan tentang kehidupan pemuda itu, pendidikannya, teman-temannya, keluarganya, kebiasaannya, hobinya, gaya hidupnya, apa yang ia sukai, masa lalunya, pengalamannya, bahkan ukuran sepatunya…
 
Si pemuda tampan menjawab semua pertanyaan gadis itu, tanpa melelahkan dan dengan sopan. Dengan tersenyum, gadis itu telah lebih dari satu jam, merasa bosan, karena ia sedari tadi yang bertanya-tanya, dan kemudian meminta pemuda itu, apakah ia ingin bertanya sesuatu padanya?
 
Pemuda itu mengatakan, baiklah, Saya hanya memiliki 3 pertanyaan. Gadis itu berpikir girang, baiklah hanya 3 pertanyaan, lemparkanlah.
 
Pemuda itu menanyakan pertanyaan pertama:
Pemuda: Siapakah yang paling kamu cintai di dunia ini, seseorang yang dicintai yang tidak ada yang akan pernah mengalahkannya?
Gadis: Ini adalah pertanyaan mudah, ibuku. (katanya sambil tersenyum)
 
Pertanyaan ke-2
Pemuda: Kamu bilang, kamu banyak membaca Al-Qur’an, bisakah kamu memberitahuku surat mana yang kamu ketahui artinya?
Gadis: (Mendegar itu wajah si Gadis memerah dan malu), aku belum tahu artinya sama sekali, tetapi aku berharap segera mengetahuinya insya Allah, aku hanya sedikit sibuk.
 
Pertanyaan ke-3
Pemuda: Saya telah dilamar untuk menikah, dengan gadis-gadis yang jauh lebih cantik daripada dirimu, Mengapa saya harus menikahimu?
Gadis: (Mendengar itu si Gadis marah, dia mengadu ke orangtuanya dengan marah), Aku tidak ingin menikahi pria ini, dia menghina kecantikan dan kepintaranku.
Dan akhirnya orangtua si pemuda sekali lagi tidak mencapai kesepakatan menikah. Kali ini orangtua si pemuda sangat marah, dan mengatakan “mengapa kamu membuat marah gadis itu, keluarganya sangat baik dan menyenangkan, dan mereka relijius seperti yang kamu inginkan. Mengapa kamu bertanya (seperti itu) kepada gadis itu? beritahu kami!”
  1. Pemuda itu mengatakan, Pertama aku bertanya kepadanya, siapa yang paling kamu cintai? dia menjawab, ibunya. (Orangtuanya mengatakan, “apa yang salah dengan itu?”) pemuda itu menjawab, “Tidaklah dikatakan Muslim, hingga dia mencintai Allah dan RasulNya (shalallahu’alaihi wa sallam) melebihi siapapun di dunia ini”. Jika seorang wanita mencintai Allah dan Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) lebih dari siapapun, dia akan mencintaiku dan menghormatiku, dan tetap setia padaku, karena cinta itu, dan ketakutannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kami akan berbagi cinta ini, karena cinta ini adalah yang lebih besar daripada nafsu untuk kecantikan.
  2. Pemuda itu berkata, kemudian aku bertanya, kamu banyak membaca Al-Qur’an, dapatkan kamu memberitahuku arti dari salah satu surat? dan dia mengatakan tidak, karena belum memiliki waktu. Maka aku pikir semua manusia itu mati, kecuali mereka yang memiliki ilmu. Dia telah hidup selama 20 tahun dan tidak menemukan waktu untuk mencari ilmu, mengapa Aku harus menikahi seorang wanita yang tidak mengetahui hak-hak dan kewajibannya, dan apa yang akan dia ajarkan kepada anak-anakku, kecuali bagaimana untuk menjadi lalai, karena wanita adalah madrasah (sekolah) dan guru terbaik. Dan seorang wanita yang tidak memiliki waktu untuk Allah, tidak akan memiliki waktu untuk suaminya.
  3. Pertanyaan ketiga yang aku tanyakan kepadanya, bahwa banyak gadis yang lebih cantik darinya, yang telah melamarku untuk menikah, mengapa Aku harus memilihmu? itulah mengapa dia mengadu, marah. (Orangtua si pemuda mengatakan bahwa itu adalah hal yang menyebalkan untuk dikatakan, mengapa kamu melakukan hal semacam itu, kita harus kembali meminta maaf). Si pemuda mengatakan bahwa Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) mengatakan “jangan marah, jangan marah, jangan marah”, ketika ditanya bagaimana untuk menjadi shalih, karena kemarahan adalah datangnya dari setan. Jika seorang wanita tidak dapat mengontrol kemarahannya dengan orang asing yang baru saja ia temui, apakah kalian pikir dia akan dapat mengontrol amarah terhadap suaminya??
 
Pelajaran akhlak dari kisah tersebut adalah, pernikahan berdasarkan:
  • Ilmu, bukan hanya penampilan (kecantikan)
  • Amal, bukan hanya berceramah atau bukan hanya membaca
  • Mudah memaafkan, tidak mudah marah
  • Ketaatan/ketundukan/keshalihan, bukan sekedar nafsu
Dan memilih pasangan yang seharusnya:
  • Mencitai Allah lebih dari segalanya
  • Mencintai Rasulullah (shalallahu ‘alai wa sallam) melebihi manusia manapun
  • Memiliki ilmu Islam, dan beramal/berbuat sesuai itu.
  • Dapat mengontrol kemarahan
  • Dan mudah diajak bermusyawarah, dan semua hal yang sesuai dengan ketentuan Syari’at Islam.
Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Wanita dinikahi karena empat hal, [pertama] karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang agamanya baik, jika tidak maka kamu akan tersungkur fakir”. (HR. Bukhori no. 5090, Muslim no. 1466)

(zafaran/muslimahzone.com)

P/S: MasyaALLAH... Harapnya kita mendapat pengajaran ini bersama...
Ayuh kita mengaudit diri, lihat apa yang terkurang, masih sempat untuk perbetulkan diri... Semoga kita semua di dalam lindungan ALLAH S.W.T, InsyaALLAH

Tuesday, 2 October 2012

Jangan ragu nikmat yang diberi ALLAH

Salam sahabat juga pembaca lelap yang aqma kasihi kerana ALLAH S.W.T...
Saat hati gundah dan berduka cita tentu saja kita akan down to the max, tanpa memikirkan perkara apa-apa lagi. Kadang-kadang kita kene duduk bersendirian bermuhasabah diri kita, mungkin ada khilaf yang kita tak terlihat mahupun dosa yang kita tak nampak... Tabah ya teman-teman... Aqma juga didalam stage yang...... Ianya Kifarah dan Tarbiyah dari ALLAH, InsyaALLAH kabus tak akan berpanjangan... Doakan yang terbaik buat semua ya!


Bersama kita muhasabah. Akhir surah ni, kena sujud sajadah ya sahabat-sahabat semua.....

"Dan bahawa sesungguhnya, dialah yang menyebabkan seseorang itu bergembira tertawa dan menyebabkan (seseorang itu brdukacita menangis;dan bahhawa sesungguhnya, dialah yang mematikan dan menghidupkan; dan bahawa sesungguhnya, dialah yang menciptakan pasangan- lelaki dan perempuan, daripada setitis air mani ketika dipancarkan (ke dalam rahim);

dan bahawa sesungguhnya, dialah yang tetap menghidupkan semula makhluk-makhluk yang mati; dan bahawa sesungguhnya, Dialah yang memberikan sesiapa yang dikehendakinya apa yang diperlukannya dan memberikannya tambahan yang boleh disimpan; dan bahawa sesungguhnya, dialah Pencipta bintang Syi'ra;

dan bahawa sesungguhnya, dialah yang membinasakan bangsa Aad yang pertama (bangsa Nabi Hud), dan bangsa Thamud (bangsa Nabi Soleh). Maka tidak ada seorang pun daripada kedua-dua kaum itu yang dibiarkan hidup. Dan kaum Nabi Nuh sebelum itu telah juga dibinasakan. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang sangat zalim dan sangat mellampaui batas. Dan bandar-bandar yang ditunggang balikkan itu, dialah yang mengangkatnya ke angkasa dan menghempaskannya ke bumi; Lalu penduduk bandar-bandar itu diliputi azab seksa yang meliputinya.

Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhanmu yang tidak terhingga itu engkau ragu-ragukan, wahai manusia? Al-Quran ini adlah pemberi amaran di antara jenis-jenis amaran yang telah lalu! Telah hampir masa datangnya hari kiamat; tidak ada sesiapapun selain Allah yang dapat menahan atau menghapuskan huru-hara 'hari kiamat' itu.

Maka patutkah kamu merasa hairan terhadap keterangan-keterangan al--Quran in sehingga kamu mengingkarinya? Serta kamu tertawa mengejek-ngejeknya dan kamu tidak mahu menangis menyesali kesalahan kamu serta takutkan balasan buruk yang akan menimpa kamu? Sedang kamu adalah orang-orang yang sombong, angkuh lagi yang melalaikan kewajipan?

Oleh yang demikian, hendaklah kamu sujud kepada Allah yang menurunkan al-Quran itu dan beribadahlah kamu kepada-Nya dengan sepenuh-penuh tauhid."

(surah al-Najm; ayat 43 hingga 62)

p/s: Tak salah menangis, tak salah tertawa. Itulah kehidupan. Solat dan Sabar ya bila kita menghadapi masalah :)

Tuesday, 25 September 2012

Siapa & Mengapa?


Siapakah yang paling jauh dari kita...??

Yang paling jauh dari kita adalah MASA LALU. 
Bagaimanapun kita, apapun keadaaan kita, kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu jagalah hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang.

Siapakah yang paling dekat dengan kita...??

Yang paling dekat dengan kita adalah KEMATIAN. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati....

Apakah yang paling besar di dunia ini...??

Yang paling besar di dunia ini adalah HAWA NAFSU Maka kita harus hati-hati dengan hawa nafsu kita sendiri.

Dan Apakah yang paling tajam di dunia ini...??

Yang paling tajam di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana dengan lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri...

Sekadar renungan buat diri aqma sendiri dan teman-teman lelap lainnya.... Hari ini aqma berbual dengan teman yang dah terlalu lama aqma tak ketemu dan dengar khabarnya... Harapnya ALLAH memberi beliau kekuatan hati dalam menempuh dugaan hidup, walau telah lama menanggung sengsara atau siksa... Jangan mengasingkan diri daripadaNYA... Jangan pula menjauhi keluarga / teman / sahabat / rakan / taulan... Kerana mungkin ada di antara mereka merupakan pencetus idea buat anda yang sedang dalam kegusaran ya... Teruskan usaha walau lelah hadir tika kalian berduka... Tabahkan hati... Syukur alhamdulillah kerana kamu menggunakan blog dan fb aqma sebagai panduan mahupun pengajaran buat kalian... Tetapi aqma bukan siapa2 untuk memberi kata2 yang bisa menyejukkan hati kalian... Berserah segalanya pada ALLAH... InsyaALLAH dibukakan jalan....

Aqma juga lemah.... Ada hari-hari yang kita putus harap... Dalam masa aqma menaip sharing dengan kalian di sini, sambil-sambil tu aqma juga mengingatkan diri sendiri.... Hidup tak selalunya indah, tapi syurga yang indah itu pasti.... Tautkan hati supaya terus istiqomah ya sayang-sayang sekalian...

Monday, 10 September 2012

HIJRAH hati & nurani...


Belajar untuk SAKIT sedikit demi untuk mendapat SIHAT yang sebenar. Hijrah diri memang memerlukan pengorbanan. Ia memang tidak menjanjikan setiap masa kamu mampu ketawa riang tetapi selalu menghadirkan saat-saat sukar & Airmata. Jadi jangan gentar dengan DUGAAN. Binalah kekuatan dari sukar yang mencabar.Selamat Berjuang untuk SAHABAT. Doaku mengiringi kalian. Mulakan HIJRAH HATI & NURANI. 

Bila dah ada niat dalam hati. Istiqamah & doalah pada Allah SWT agar di tetapkan hati.

Sunday, 9 September 2012

Kerana ALLAH...


Sahabatku,
andai dirimu ingin merintih... dengarkanlah rintihanmu itu di hadapan Allah..
andai dirimu menangis...tangisilah dosa-dosamu dengan penuh penyesalan di hadapan Allah..
andai dirimu kecewa.. kecewalah kerana kau masih gagal menjadi hamba Allah yang sebaiknya..
andai dirimu lemah.. sesali kelemahanmu dalam beribadah kepada Allah..
andai dirimu dahagakan kasih sayang... maka dahagakanlah kasih sayang Allah dalam kehidupanmu..
andai dirimu berasa sendiri.. belajarlah untuk bersendirian bersama Allah...
andai dirimu tertipu.. fikirkan kembali adakah kita menipu dalam beribadah kepada Allah..

Astaghfirullah..Allahuakhbar.. La Haula Walla Kuwata Illa Billah...

Terima kasih Kak Ain....
Terharu sangat membaca post kak Ain yang di atas.. Aqma re-post ke dalam entri blog kali ini untuk tatapan pembaca lelap lainnya... Perkongsian ini harapnya dapat membuka minda rakan-rakan yang aqma kasihi kerana ALLAH S.W.T di luar sana...

Bila terbaca tulisan Kak Ain, kadang-kadang merujuk kepada peringatan di atas, kita sendiri terlupa di mana fitrah kita sebagai ummat Islam... Hamba ALLAH yang abadi.. Aqma mengaku diri Aqma juga terlalu lemah dalam menjalani kifarah dari ALLAH, terlalu jatuh melalui dugaan dan ujian dari ALLAH, terlalu longlai melalui perjalanan life yang penuh dengan onak dan duri... Kita lupa ALLAH berikan ranjau itu kerana ALLAH rindukan esak tangis kita... ALLAH rindukan rintihan kita... ALLAH rindukan permintaan kita... 

MasyaALLAH....
ALLAH terlalu sayangkan kita... Akan ada hikmah dan jawapan ke atas segala kifarah tersebut... Allah akan beri petunjuk dan jawapan dalam keadaan yang kita tidak sangka-sangka... Itu yang berlaku kepada Aqma berulang kali... Dan Alhamdulillah, tiap masalah bakal ada solusinya... Doakan yang terbaik buat semua ya....

Alhamdulillah, setelah pulang dari membawa diri selama 3 hari 2 malam... 
Hati semakin tenang dan tidak memikirkan perkara yang di belakang... Segalanya hanya nampak yang di hadapan... InsyaALLAH... Plus... The kids yang bertiga benar-benar merawat duka aqma dengan sepenuhnya... Hehhehee... Love it... Nanti aqma sharing ya, apa yang kami lakukan... Baru je beberapa jam berpisah dengan the kids dah terasa rindu semula dengan princess-princess ni...

Wednesday, 22 August 2012

Cara MUDAH untuk merebut PAHALA


Cara senang untuk dapatkan pahala walaupun selepas mati :
  • Pasang kipas di surau / masjid walaupun sekali, setiap kali orang guna, anda akan dapat pahala walau selepas mati.
  • Derma kerusi roda di hospital. Setiap kali pesakit guna, anda akan dapat pahala.
  • Beri baju kepada orang, setiap kali orang pakai, anda dapat pahala.
  • Beri makanan kepada orang, anda dapat pahala selagi makanan itu menjadi darah dagingnya.
  • Menyampaikan ilmu yang bermanfaat, selagi mereka mengamalkan pahala anda tetap ada.
  • Kongsi mesej ini kpd orang ramai. Walaupun sekali tolong kongsikan kepada orang, anda akan dapat pahala sebab anda telah berdakwah untuk sampaikan ilmu...
Wallahualam ♥

Wednesday, 18 July 2012

Di dalam H.A.T.I

Di dalam hati manusia ada kekusutan 
dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Tuhan..
Di dalam hati manusia ada keganasan 
dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah... 
Di dalam hati manusia ada kesedihan 
dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Tuhan...
Di dalam hati manusia ada kegelisahan 
dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya..
Di dalam hati manusia ada penyesalan 
dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya..


Saturday, 14 July 2012

Baiki CINTA pada ALLAH


Ada masanya kita perlu DUDUK SENDIRIAN. 
BERSEORANGAN sambil merenung langit. 
MEMIKIRKAN diri sendiri, hala tuju kehidupan.
Mengingati DOSA-DOSA lalu yang belum diampuni. 
Mungkin masa ini BUKAN untuk MENCARI CINTA. 
Tetapi masanya untuk MEMPERBAIKI CINTA pada ALLAH...

Thursday, 28 June 2012

Jangan ragu...



Perempuan yang suci Adalah perempuan yang dijaga oleh Allah. Tidak sedikit pun Allah membenarkan mana-mana lelaki ajnabi yang fasik dan munafiq menyentuh dirinya. Walaupun hatinya…Kerana Allah teramat mencintainya…
Tetapi andai kita bergelumang dengan cinta lelaki yang palsu imannya...
Di mana Allah untuk menjaga kita?

Allah seakan melepaskan kita kepada seorang manusia yang lebih banyak mengecewakan kita...

Jika Allah datangkan kesedaran dalam diri supaya meninggalkan cinta seorang lelaki yang munafik...

 Itu bermakna Allah mahu mengambil kita kembali untuk dijaga-Nya, dilindungi…

Mengapa masih ragu-ragu?

Kekuatan usah ditunggu tapi harus dicari
Hargailah di atas kesempatan yang Allah beri…

Sunday, 24 June 2012

Tentukan NIAT kerana ALLAH tiap hari...


Jaga niat kita setiap hari. Tentukan kerana Allah. Jika tidak, kita tidak akan sampai pada Allah. Alangkah sia sianya hidup kita dan alangkah sedihnya apabila sampai di Padang Mahsyar dan melihat akaun kita kosong kerana tidak niat kerana Allah. Walau kita berasa marah pun mesti kerana Allah. Jom audit emosi negatif kita adakah kerana Allah atau sebaliknya. Apatah lagi bagi anak anak yang marah pada ibu bapa, renung anak kita sendiri. Setiap apa kita buat pada ibu bapa akan dibalas. Kasihan anak kita jika mereka juga tidak berakhlak pada kita dan mendapat dosa. Ramai ibu bapa muda tertipu dgn anak comel yg diberi Allah tetapi mengecilkan hati ibu bapa dan 20 tahun kemudian menangis bila anak mereka mengecilkan hati mereka. Sama kita renungkan. Jaga niat kita sentiasa.
- Prof. Dr. Muhaya

Saturday, 23 June 2012

Walau kasih tidak dihargai, kita tetap memberi


Mari bersama kita usahakan, walau kasih tidak dihargai, kita tetap memberi. Walau khidmat tidak dipeduli, kita terus mencurah bakti.

Ingatlah, andai satu ketika kita tidak mengenal erti kehancuran, kita tidak akan pernah tahu apa yang membuatkan kita utuh dan teguh untuk hari-hari seterusnya dan hari kemudian.
Yakinlah:

ALLAH mahu mendidik kita, DIA ingin mengingatkan kita bahawa tiada cinta yang sempurna selain cinta-NYA, yang hanya dapat dirasakan oleh pemilik hati-hati yang mendekatkan diri kepada Yang Maha Esa.

Hati yang sering dilukai lalu sembuh setelah dirawat dengan zikir kepada ilahi, adalah hati yang indah, bercahaya dengan kasih dan sayang dari Yang Maha Esa. Walaupun luka masih ada, namun sifat sabar, reda dan bersedia memaafkan menjadi ‘antiseptik’ yang menahan luka itu dari dijangkiti kuman dendam yang membawa derita berpanjangan.

Akhirnya, bersyukurlah andai memiliki hati yang sering dilukai, kerana dengannya kita belajar menjadi seorang yang lebih mengerti, memahami dan menghargai.



p/s: "Ya ALLAH, kuatkanlah hati ini dalam menempuh segala ujian dari-MU..." Moga diri ini sentiasa istiqomah dalam menempuh dugaan dan ujian dari-MU Ya ALLAH....

Tuesday, 19 June 2012

DIRI ini TIDAK SEMPURNA


Entah mengapa mata tertancap melihat anggunnya muslimah berbaju pengantin di dalam gambar di atas... Ala-ala Chanel ispired dah rupanya... Sebab itam putih.... Sweet... (Sambil memandang atas dan berangan..) Hahahhaa, over aqma nih.. Ok pembaca lelap sekalian... Hati tertarik mahu sharing sesuatu... Di tujukan buat sesiapa sahaja dan juga peringatan buat diri aqma...


Janganlah Mencari Yang Terlalu Sempurna


Jika kamu memancing ikan,
Setelah ikan itu terlekat di mata kail,
hendaklah kamu mengambil ikan itu..
Janganlah sesekali kamu
lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja,
Karena ia akan sakit oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu
dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.


Begitulah juga .....
Setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang,
Setelah ia mulai menyayangi hendaklah kamu menjaga hatinya,
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja,
Kerana dia akan terluka oleh kenangan bersamamu
dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatimu.


Jika kamu menadah air biarlah berpada,
jangan terlalu mengharap pada takungannya,
dan janganlah menganggap ia begitu teguh,
cukuplah sekadar keperluanmu.
Apabila sekali ia retak,
tentu sukar untuk kamu menampalnya semula.
Akhirnya ia dibuang.
Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya,
mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi...


Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,
terimalah seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya
dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa,
Anggaplah dia manusia biasa,
Apabila sekali dia melakukan kesilapan,
bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. ...
akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkan,
boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....


Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi,
yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelazatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
Kamu akan menyesal.


Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan,
yang pasti membawa kebaikan kepada dirimu.
menyayangimu. .. mengasihimu. ..
Mengapa kamu berlengah,
cuba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangan,
apabila dia menjadi milik orang lain,
Kamu juga yang akan menyesal....

P/S: Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim.... Bukakanlah pintu hati bakal pemilik tulang rusuk ku ini Ya Allah...

Sunday, 17 June 2012

REJAB pergi, SYAABAN kembali...


Sebak kerana REJAB sudah meninggalkan kita dengan seribu satu kelebihan. Berbahagialah mereka yang mengambil sepenuh kesempatan dari fadhilatnya. Jika diizinkan Allah kita akan berkesempatan bersama Rejab pada tahun hadapan.

Kini muncul pula bulan SYAABAN. Bulan yang berada di tengah-tengah antara Rejab dan Ramadan. Bulan yang juga penuh dengan fadhilat dan keberkatannya.

Ulama berpendapat, bulan Rejab adalah bulan kesempatan untuk kita meminta ampun dari segala dosa, bulan Syaaban pula adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dari segala macam cela manakala Ramadan pulan bulan untuk mengubat hati dan jiwa.

Syaaban bererti berpecah atau bercerai-berai. Ini kerana mengambil sempena peristiwa orang-orang Arab pada bulan tersebut berkeliaran ke merata tempat untuk mencari air. Ada pula berpendapat, Syaaban bermaksud pemisah iaitu pemisahan antara bulan Rejab dan Ramadan.

Rasulullah saw telah bersabda yang bermaksud:

“Tahukah kamu sekelian, mengapa dinamakan bulan Syaaban? Maka umatnya menjawab: Hanya Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui.”

Baginda meneruskan sabdanya: “Kerana di dalam bulan itu berkembanglah kebaikan yang banyak sekali.” (Dipetik dari kitab Raudatul Ulama).

KEUTAMAAN SYAABAN:

Allah swt mengangkat darjat orang yang menghidupkan bulan ini dengan amalan ibadat. Allah juga banyak mengurniakan rahmat kepada hambaNya. Rasullah bersabda yang bermaksud: “Allah mengangkat amalan-amalan semua hambaNya pada bulan ini.”

Orang yang membesarkan bulan ini dengan beribadat, akan terpelihara dari maksiat. Taubatnya diterima juga terselamat dari mara bencana pada tahun berkenaan. Sabda Rasulullah saw lagi yang bermaksud: “Barang siapa yang membesarkan Syaaban dan bertakwa kepada Allah swt serta taat dan juga menahan diri daripada maksiat, Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan menyelamatkannya daripada segala bencana yang berlaku pada tahun itu, juga daripada sakit-sakit.”

Kasih dan ketaatan orang yang beribadat pada tahun itu terhadap Allah akan kekal. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud: “Barangsiapa yang menghidupkan malam dua hariraya dan malam pertengahan bulan Syaaban, maka hatinya tidak mati biarpun semua hati mati ketika itu.”

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim daripada Saidatina Aisyah Radhiallahuanha, dia telah berkata yang bermaksud: “Adalah Rasulullah saw sering berpuasa hingga kami menyangka bahawa Baginda berpuasa berterusan dan Baginda sering berbuka sehingga kami menyangka bahawa Rasulullah akan berbuka seterusnya. Aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sunat dalam sebulan yang lebih banyak dari puasanya di bulan Syaaban.”

Nabi saw pernah bersabda yang bermaksud: “ Keutamaan bulan Syaaban ke atas bulan-bulan yang lain adalah seperti keutamaan aku di atas semua nabi-nabi yang lain, sedangkan keutamaan bulan Ramadan ke atas semua bulan yang lain adalah seperti keutamaan Allah Taala ke atas makhlukNya.”

APAKAH AMALAN YANG WAJAR DILAKUKAN DI BULAN SYAABAN?

Memperbanyakkan puasa sunat:
i. Dalam Kitab Durratun Nasihin dinyatakan bahawa Rasulullah saw bersabda bermaksud: “ Sesiapa yang berpuasa tiga hari pada permulaan Syaaban, tiga hari pertengahannya dan tiga hari pada akhir Syaaban, maka Allah swt mencatat untuknya pahala seperti pahala tujuh puluh nabi dan seperti beribadat tujuh puluh tahun dan apabila dia mati pada tahun itu maka matinya seperti orang mati syahid.”

ii. Jika berpuasa sehari dalam bulan Syaaban akan diharamkan tubuhnya dari api neraka. Dia akan menjadi taulan nabi Yusof di dalam syurga. Diberi pahala seperti pahala nabi Ayub dan Nabi Daud.

iii Jika berpuasa sebulan pada bulan Syaaban, dipermudahkan Allah kepadanya Sakaratulmaut dan ditolaknya (terlepas) daripada kegelapan dalam kubur, dilepaskan daripada huru-hara Mungkar dan Nangkir, ditutup keaibannya di akhirat nanti dan diwajibkan syurga baginya.

iv. Sesiapa yang berpuasa pada awal Khamis di bulan Syaaban dan akhir Khamis (juga dalam Syaaban) dimasukkannya dalam syurga .(Hadis Rasulullah yang dipetik dari kitab al-Barokah.)

v. Rasulullah saw turut bersabda yang bermaksud: “ Dinamakan Syaaban kerana padanya terdapat kebajikan yang amat banyak dan puasa yang lebih afdal sesudah Ramadan ialah puasa bulan Syaaban.”

Perbanyakkan doa, zikir dan berselawat kepada Rasulullah saw:
Sabda Nabi saw yang bermaksud: “Barang siapa yang mengagungkan bulan Syaaban, bertakwa kepada Allah, taat kepadaNya serta menahan diri dari perbuatan maksiat, maka Allah swt akan mengampuni segala dosanya dan menyelamatkannya pada tahun tersebut dari segala macam bencana dan penyakit.” (Dipetik dari kitab Zubdatul Wa’izhin)

Bertaubat:
Bulan Syaaban merupakan bulan untuk kita memperbanyakkan taubat kepada Allah swt.

MALAM NISFU SYAABAN:

Malam 15 Syaaban lebih dikenali sebagai malam Nisfu Syaaban.

Pada malam ini umat Islam sangat-sangat disarankan untuk memanfaatkannya kerana malam ini penuh dengan rahmat dan doa sangat mustajab.

Justeru umat Islam disaran untuk menghidupkan malam ini dengan membaca surah Yassin sebanyak tiga kali selepas solat maghrib.

AGENDA WEEKEND: SELANGOR BERSELAWAT



Alhamdulillah....
Weekend kali ini di isi dengan agenda di Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, Shah Alam, Selangor. Malam SELANGOR BERSELAWAT. Betapa beruntungnya kami warga Selangor kerana berkesempatan menghadiri majlis ilmu bersempena dengan sambutan Israk dan Mikraj.. Syukur Alhamdulillah... Tertaut dengan Qasidah Ya Ha Na Na, aqma share buat teman-teman yang di sayangi lagi di kasihi termasuk pembaca-pembaca lelap sekalian....

 

BETAPA BERUNTUNGNYA KAMI.... YA HANANA..


Zhoharoddinul mu’ayyad bizuhurin Nabi Ahmad… 2x
Yahanana bi Muhammad..
Dzalikal fadhlu minallah… ALLAH...
Yahanana… 8x

Khusso bissab’il ma tsaani
Wahawaa luthfal ma’aani
maa lahu fil kholqi tsaani
wa ‘alaihi anzalallah... ALLAH...
Yahanana.. 8x

Min makkatin lamma zhohar
Liajlihin syaqqol qomar
Waftakhorot aalu mudhor
Bihi ‘alaa kullil anami... ALLAH...
Yahanana… 8x

Athyabunna sikholqon
Wa ajallunnasi kholqon
Dzikruhu ghorban wa syarqon
Sa ‘iru walhamdulillah... ALLAH...
Yahanana… 8x

Shollu ‘ala khoiril anam
Almushthofaa badrittamam
Shollu ‘alaihi wasallimmu
Yasy fa’ lana yaumazziham... ALLAH...
Yahanana… 8x

"Betapa Beruntungnya Kami "

Telah muncul agama yang didukung,
Telah muncul agama yang didukung dengan munculnya sang Nabi Ahmad,
Betapa beruntungnya kami dengan Muhammad (Saw),
itulah anugerah dari Allah.

Betapa beruntungnya kami,
Diistimewakan dengan as-Sab’ul Matsany (al-Fatihah),
penghimpun rahasia setiap makna, tak ada yang senilai dengannya,
dan Allah mewahyukannya kepadanya (Muhammad SAW),

Betapa beruntungnya kami,
Ketika di Makkah bulan tampak terbelah deminya (Muhammad SAW),
lalu kabilah Mudhar (kabilah Muhammad SAW) dibanggakan di atas seluruh manusia.

Betapa beruntungnya kami,
Beliau adalah manusia yang terbaik ciptaanNya, dan teragung akhlaknya,
Semua mengalu-alukannya di barat dan di timur.
Segala puji bagi Allah,

Betapa beruntungnya kami,
Berselawatlah kepada sebaik-baik manusia, yang terpilih,

Sang bulan purnama,
Berselawatlah dan sampaikan salam kepadanya,
kelak ia akan memberi syafaat kita di hari kebangkitan.
_____________________________________________________

Sahabat yang dirahmati Allah kebetulan di kesempatan ini, Aqma mahu share sedikit tentang peristiwa Israk & Mikraj.. Semoga paparan dan sharing di bawah, membuka mata hati teman-teman yang lainnya tentang peristiwa bersejarah di dalam kalender Islam kita... Aaamiin Ya Rabbal 'Alamin...

Setiap tahun apabila sampai tanggal 27 Rejab umat Islam diseluruh dunia akan mengadakan majlis sambutan peristiwa Israk dan Mikraj. Israk dan Mikraj berlaku pada 27 Rejab, setahun sebelum Hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah.

Apabila berbicara tentang peristiwa Israk dan Mikraj ini, kita secara spontan akan terbayang kisah perjalanan Rasulullah S.A.W bersama malaikat Jibril dan Mikail yang boleh dibahagikan kepada dua fasa.

01.Israk yakni perjalanan Nabi SAW menaiki binatang Buraq dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa, di Baitulmaqdis, Palestin.

02.Mikraj ialah perjalanan dari Masjidil Aqsa ke Sidratil Muntaha di langit yang ketujuh.

Perjalanan Rasulullah S.A.W ini telah diabadikan oleh Allah S.W.T di dalam Al-Quran, Surah Al-Isra' ayat 1 yang bermaksud;

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."

Menariknya, keseluruhan perjalanan Rasulullah S.A.W hanya berlangsung pada satu malam.

Para ulama, hadis, ulama feqah dan ulama tafsir secara umum menegaskan bahawa perisitiwa Israk dan Mikraj di mana kedua-duanya berlaku dalam satu malam dan dalam keadaan baginda SAW sedar. Ia berlaku pada jasad atau tubuh dan roh Nabi SAW bukannya roh sahaja. Sebagaimana difahami daripada firman Allah dalam ayat tadi di mana Allah menegaskan "asra bi 'abdihi lailan" yang bermaksud memperjalankan hamba-Nya pada waktu malam. Perkataan hamba yang dimaksudkan di sini iaitu Nabi Muhammad S.A.W yang mana meliputi batang tubuh dan rohnya serentak bukannya rohnya sahaja. Jika ia berlaku pada rohnya sahaja maka sudah tentu firman Allah itu berbunyi "asra bi rohi 'abdihi lailan" yang bermaksud memperjalankan roh hamba-Nya pada waktu malam tetapi yang berlaku sebaliknya di mana Allah secara jelas menyatakan bahawa Dia telah memperjalankan hamba-Nya iaitu Nabi SAW dalam keadaan tubuh dan rohnya serentak.

Peristiwa ini pada pandangan orang yang tidak beriman atau mereka yang tipis imannya, mereka menyatakan bahawa peristiwa ini tidak mungkin akan berlaku atau pun mereka berbelah bahagi samada mahu mempercayainya atau pun sebaliknya. Tetapi bagi orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan rasul-Nya maka mereka tetap percaya dengan penuh keimanan kepada peristiwa ini.

Setelah baginda S.A.W menceritakan apa yang telah terjadi padanya kepada masyarakat umum maka orang-orang kafir bertambah kuat mengejek dan mendustakan baginda S.A.W. Fitnah terhadap baginda S.A.W bertambah kuat malah ada juga di kalangan mereka yang sebelum ini telah memeluk Islam telah pun murtad kembali. Manakala bagi mereka yang begitu membenarkan baginda S.A.W maka iman mereka tetap utuh sebagaimana kita lihat kepada reaksi Sayyidina Abu Bakar apabila dia mendengar berita daripada orang ramai tentang apa yang telah diberitahu oleh Nabi S.A.W lalu beliau dengan tegas menyatakan :

"Benar! Aku menyaksikan bahawa engkau merupakan Rasulullah. Jika baginda S.A.W mengatakan bahawa baginda telah diperjalankan lebih jauh daripada itu maka aku tetap beriman kepadanya". Inilah ketegasan dan keyakinan yang tidak berbelah bahagi Sayyidina Abu Bakar dalam mempercayai Allah dan rasul-Nya sehingga beliau digelar as-Siddiq yang membawa maksud pembenar.

Selain itu, pernah juga diriwayatkan Rasulullah S.A.W berjumpa dengan pelbagai keadaan manusia ketika di dalam perjalanan tersebut. Meskipun kisah tentang peristiwa bersejarah ini seringkali diulangcerita oleh para penceramah setiap kali sambutan Israk dan Mikraj diadakan, saya melihat roh dan intipati di sebalik peristiwa ini masih tidak meresap ke dalam jiwa masyarakat Islam.

Sahabat yang dimuliakan,

Sebelum berlakunya Israk dan Mikraj Rasulullah S.A.W mengalami pembedahan dada/perut oleh malaikat. Hati Baginda S.A.W dicuci dengan air zamzam, dibuang ketul hitam ('alaqah) iaitu tempat syaitan membisikkan waswasnya. Kemudian dituangkan hikmat, ilmu, dan iman ke dalam dada Rasulullah S.A.W. Setelah itu, dadanya dijahit dan dimeterikan dengan "khatimin nubuwwah". Selesai pembedahan, didatangkan binatang bernama Buraq untuk ditunggangi oleh Rasulullah dalam perjalanan luar biasa yang dinamakan "Israk" itu.

Semasa Israk ( Perjalanan dari Masjidil-Haram ke Masjidil-Aqsa ):

Sepanjang perjalanan (Israk) itu Rasulullah S.A.W diiringi (ditemani) oleh malaikat Jibrail dan Israfil. Tiba di tempat-tempat tertentu (tempat-tempat yang mulia dan bersejarah), Rasulullah telah diarah oleh Jibrail supaya berhenti dan bersembahyang sebanyak dua rakaat. Antara tempat-tempat berkenaan ialah:

01.Negeri Thaibah (Madinah), tempat di mana Rasulullah akan melakukan hijrah,

02.Bukit Tursina, iaitu tempat Nabi Musa A.S. menerima wahyu daripada Allah,

03.Baitul-Laham (tempat Nabi 'Isa A.S. dilahirkan),

Dalam perjalanan itu juga baginda Rasulullah S.A.W menghadapi gangguan jin 'Afrit dengan api jamung dan dapat menyasikan peristiwa-peristiwa simbolik yang amat ajaib.

Peristiwa-peristiwa tersebut adalah seperti berikut :

01.Kaum yang sedang bertanam dan terus menuai hasil tanaman mereka. apabila dituai, hasil (buah) yang baru keluar semula seolah-olah belum lagi dituai. Hal ini berlaku berulang-ulang. Rasulullah S.A.W diberitahu oleh Jibrail: Itulah kaum yang berjihad "Fisabilillah" yang digandakan pahala kebajikan sebanyak 700 kali ganda bahkan sehingga gandaan yang lebih banyak.

02.Tempat yang berbau harum.Rasulullah S.A.W diberitahu oleh Jibrail : Itulah bau kubur Masitah (tukang sisir rambut anak Fir'aun) bersama suaminya dan anak-anaknya (termasuk bayi yang dapat bercakap untuk menguatkan iman ibunya) yang dibunuh oleh Fir'aun kerana tetapt teguh beriman kepada Allah (tak mahu mengakui Fir'aun sebagai Tuhan).

03.Sekumpulan orang yang sedang memecahkan kepala mereka. Setiap kali dipecahkan, kepala mereka sembuh kembali, lalu dipecahkan pula. Demikian dilakukan berkali-kali. Jibrail memberitahu Rasulullah: Itulah orang-orang yang berat kepala mereka untuk sujud (sembahyang).

04.Sekumpulan orang yang hanya menutup kemaluan mereka (qubul dan dubur) dengan secebeis kain. Mereka dihalau seperti binatang ternakan. Mereka makan bara api dan batu dari neraka Jahannam. Kata Jibrail : Itulah orang-orang yang tidak mengeluarkan zakat harta mereka.

05.Satu kaum, lelaki dan perempuan, yang memakan daging mentah yang busuk sedangkan daging masak ada di sisi mereka. Kata Jibrail: Itulah lelaki dan perempuan yang melakukan zina sedangkan lelaki dan perempuan itu masing-masing mempunyai isteri/suami.

06.Lelaki yang berenang dalam sungai darah dan dilontarkan batu. Kata Jibrail: Itulah orang yang makan riba.

07.Lelaki yang menghimpun seberkas kayu dan dia tak terdaya memikulnya, tapi ditambah lagi kayu yang lain. Kata Jibrail: Itulah orang tak dapat menunaikan amanah tetapi masih menerima amanah yang lain.

08.Satu kaum yang sedang menggunting lidah dan bibir mereka dengan penggunting besi berkali-kali. Setiap kali digunting, lidah dan bibir mereka kembali seperti biasa. Kata Jibrail: Itulah orang yang membuat fitnah dan mengatakan sesuatu yang dia sendiri tidak melakukannya.

09.Kaum yang mencakar muka dan dada mereka dengan kuku tembaga mereka. Kata Jibrail: Itulah orang yang memakan daging manusia (mengumpat) dan menjatuhkan maruah (mencela, menghinakan) orang.

10.Seekor lembu jantan yang besar keluar dari lubang yang sempit. Tak dapat dimasukinya semula lubang itu. Kata Jibrail: Itulah orang yang bercakap besar (Takabbur). Kemudian menyesal, tapi sudah terlambat.

11.Seorang perempuan dengan dulang yang penuh dengan pelbagai perhiasan. Rasulullah tidak memperdulikannya. Kata Jibrail: Itulah dunia. Jika Rasulullah memberi perhatian kepadanya, nescaya umat Islam akan mengutamakan dunia daripada akhirat.

12.Seorang perempuan tua duduk di tengah jalan dan menyuruh Rasulullah berhenti. Rasulullah S.A.W tidak menghiraukannya. Kata Jibrail: Itulah orang yang mensia-siakan umurnya sampai ke tua.

13.Seorang perempuan bongkok tiga menahan Rasulullah untuk bertanyakan sesuatu. Kata Jibrail: Itulah gambaran umur dunia yang sangat tua dan menanti saat hari kiamat.

Setibanya di masjid Al-Aqsa, Rasulullah turun daripada Buraq. Kemudian masuk ke dalam masjid dan mengimamkan sembahyang dua rakaat dengan segala anbia dan mursalin menjadi makmum.

Rasulullah S.A.W terasa dahaga, lalu dibawa Jibrail dua bejana yang berisi arak dan susu. Rasulullah S.A.W memilih susu lalu diminumnya. Kata Jibrail: Baginda membuat pilhan yang betul. Jika arak itu dipilih, nescaya ramai umat baginda akan menjadi sesat.

Semasa Mikraj ( Naik ke Hadhratul-Qudus Menemui Allah S.W.T );

Didatangkan Mikraj (tangga) yang indah dari syurga. Rasulullah S.A.W dan Jibrail naik ke atas tangga pertama lalu terangkat ke pintu langit dunia (pintu Hafzhah).

Di Langit Pertama: Rasulullah S.A.W dan Jibrail masuk ke langit pertama, lalu berjumpa dengan Nabi Adam a.s. Kemudian dapat melihat orang-orang yang makan riba dan harta anak yatim dan melihat orang berzina yang rupa dan kelakuan mereka sangat huduh dan buruk. Penzina lelaki bergantung pada susu penzina perempuan.

Di Langit Kedua: Nabi S.A.W dan Jibrail naik tangga langit yang kedua, lalu masuk dan bertemu dengan Nabi Isa A.S. dan Nabi Yahya A.S.

Di Langit Ketiga: Naik langit ketiga. Bertemu dengan Nabi Yusuf A.S.

Di Langit Keempat: Naik tangga langit keempat. Bertemu dengan Nabi Idris A.S.

Di Langit Kelima: Naik tangga langit kelima. Bertemu dengan Nabi Harun A.S. yang dikelilingi oleh kaumnya Bani Israil.

Di Langit Keenam: Naik tangga langit keenam. Bertemu dengan Nabi-Nabi. Seterusnya dengan Nabi Musa A.S. Rasulullah mengangkat kepala (disuruh oleh Jibrail) lalu dapat melihat umat baginda sendiri yang ramai, termasuk 70,000 orang yang masuk syurga tanpa hisab.

Di Langit Ketujuh: Naik tangga langit ketujuh dan masuk langit ketujuh lalu bertemu dengan Nabi Ibrahim Khalilullah yang sedang bersandar di Baitul-Makmur dihadapi oleh beberapa kaumnya. Kepada Rasulullah S.A.W, Nabi Ibrahim A.S. bersabda, "Engkau akan berjumapa dengan Allah pada malam ini. Umatmu adalah akhir umat dan terlalu dhaif, maka berdoalah untuk umatmu.

Suruhlah umatmu menanam tanaman syurga iaitu LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH Mengikut riwayat lain, Nabi Ibahim A.S. bersabda, "Sampaikan salamku kepada umatmu dan beritahu mereka, syurga itu baik tanahnya, tawar airnya dan tanamannya ialah lima kalimah, iaitu: SUBHANALLAH, WAL-HAMDULILLAH, WA LA ILAHA ILLALLAH ALLAHU AKBAR dan WA LA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLAHIL- 'ALIYYIL-'AZHIM. Bagi orang yang membaca setiap kalimah ini akan ditanamkan sepohon pokok dalam syurga".

Setelah melihat beberpa peristiwa lain yang ajaib. Rasulullah dan Jibrail masuk ke dalam Baitul-Makmur dan bersembahyang (Baitul-Makmur ini betul-betul di atas Baitullah di Mekah).

Di Tangga Kelapan: Di sinilah disebut "al-Kursi" yang berbetulan dengan dahan pokok Sidratul-Muntaha. Rasulullah S.A.W menyaksikan pelbagai keajaiban pada pokok itu: Sungai air yang tak berubah, sungai susu, sungai arak dan sungai madu lebah. Buah, daun-daun, batang dan dahannya berubah-ubah warna dan bertukar menjadi permata-permata yang indah. Unggas-unggas emas berterbangan. Semua keindahan itu tak terperi oleh manusia. Baginda Rasulullah S.A.W dapat menyaksikan pula sungai Al-Kautsar yang terus masuk ke syurga. Seterusnya baginda masuk ke syurga dan melihat neraka berserta dengan Malik penunggunya.

Di Tangga Kesembilan: Di sini berbetulan dengan pucuk pokok Sidratul-Muntaha. Rasulullah S.A.W masuk di dalam nur dan naik ke Mustawa dan Sharirul-Aqlam. Lalu dapat melihat seorang lelaki yang ghaib di dalam nur 'Arasy, iaitu lelaki di dunia yang lidahnya sering basah berzikir, hatinya tertumpu penuh kepada masjid dan tidak memaki ibu bapanya.

Di Tangga Kesepuluh: Baginda Rasulullah sampai di Hadhratul-Qudus dan Hadhrat Rabbul-Arbab lalu dapat menyaksikan Allah SWT dengan mata kepalanya, lantas sujud. Kemudian berlakulah dialog antara Allah dan Muhammad, Rasul-Nya:

Allah SWT : Ya Muhammad.

Rasulullah : Labbaika.

Allah SWT : Angkatlah kepalamu dan bermohonlah, Kami perkenankan.

Rasulullah : Ya, Rabb. Engkau telah ambil Ibrahim sebagai Khalil dan Engkau berikan dia kerajaan yang besar. Engkau berkata-kata dengan Musa. Engkau berikan Dawud kerajaan yang besar dan dapat melembutkan besi. Engkau kurniakan kerajaan kepada Sulaiman yang tidak Engkau kurniakan kepada sesiapa pun dan memudahkan Sulaiman menguasai jin, manusia, syaitan dan angin. Engkau ajarkan Isa Taurat dan Injil. Dengan izin-Mu, dia dapat menyembuhkan orang buta, orang sufaq dan menghidupkan orang mati. Engkau lindungi dia dan ibunya daripada syaitan.

Allah S.W.T : Aku ambilmu sebagai kekasih. Aku perkenankanmu sebagai penyampai berita gembira dan amaran kepada umatmu. Aku buka dadamu dan buangkan dosamu. Aku jadikan umatmu sebaik-baik umat. Aku beri keutamaan dan keistimewaan kepadamu pada hari kiamat. Aku kurniakan tujuh ayat (surah Al-Fatihah) yang tidak aku kurniakan kepada sesiapa sebelummu. Aku berikanmu ayat-ayat di akhir surah al-Baqarah sebagai suatu perbendaharaan di bawah 'Arasy. Aku berikan habuan daripada kelebihan Islam, hijrah, sedekah dan amar makruf dan nahi munkar. Aku kurniakanmu panji-panji Liwa-ul-hamd, maka Adam dan semua yang lainnya di bawah panji-panjimu. Dan Aku fardukan atasmu dan umatmu lima puluh (waktu) sembahyang.

Selesai munajat, Rasulullah S.A.W di bawa menemui Nabi Ibrahim A.S. kemudian Nabi Musa A.S. yang kemudiannya menyuruh Rasulullah S.A.W merayu kepada Allah S.W.T agar diberi keringanan, mengurangkan jumlah waktu sembahyang itu. Selepas sembilan kali merayu, (setiap kali dikurangkan lima waktu), akhirnya Allah perkenan memfardukan sembahyang lima waktu sehari semalam dengan mengekalkan nilainya sebanyak 50 waktu juga.

Selepas Mikraj:

Rasulullah S.A.W turun ke langit dunia semula. Seterusnya turun ke Baitul-Maqdis. Lalu menunggang Buraq perjalanan pulang ke Mekah pada malam yang sama. Dalam perjalanan ini baginda bertemu dengan beberapa peristiwa yang kemudiannya menjadi saksi (bukti) peristiwa Israk dan Mikraj yang amat ajaib itu (Daripada satu riwayat peristiwa itu berlaku pada malam Isnin, 27 Rejab, kira-kira 18 bulan sebelum hijrah). Wallahu'alam.

(Sumber : Kitab Jam'ul-Fawaa'id)

Sahabat yang dikasihi,

Kesimpulannya, Peristiwa Israk dan Mikraj bukan hanya sekadar sebuah kisah sejarah yang diceritakan kembali setiap kali 27 Rejab menjelang. Adalah lebih penting untuk kita menghayati pengajaran di sebalik peristiwa tersebut bagi meneladani perkara yang baik dan menjauhi perkara yang tidak baik. Peristiwa Israk dan Mikraj yang memperlihatkan pelbagai kejadian aneh yang penuh pengajaran seharusnya memberi keinsafan kepada kita agar sentiasa mengingati Allah S.W.T dan takut kepada kekuasaan-Nya.

Seandainya peristiwa dalam Israk dan Mikraj ini dipelajari dan dihayati benar-benar kemungkinan manusia mampu mengelakkan dirinya daripada melakukan berbagai-bagai kejahatan. Kejadian Israk dan Mikraj juga adalah untuk menguji umat Islam (apakah percaya atau tidak dengan peristiwa tersebut). Orang-orang kafir di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam langsung tidak mempercayai, malahan memperolok-olokkan Nabi sebaik-baik Nabi bercerita kepada mereka.

Peristiwa Israk dan Mikraj itu merupakan ujian dan mukjizat yang membuktikan kudrat atau kekuasaan Allah Subhanahu Wataala. Allah Subhanahu Wataala telah menunjukkan bukti-bukti kekuasaan dan kebesaran-Nya kepada Baginda Sallallahu Alaihi Wasallam.

Dengan kita mendengar dan menghayati kisah dan cerita yang berlaku di dalam peristiwa Israk dan Mikraj kita perlu ambil ikhtibar dan yakin bahawa bumi Baitulmaqdis Palestin yang menjadi tempat bermulanya Mikraj Nabi SAW adalah bumi penuh berkah dan terdapat Masjidil Aqsa (kiblat pertama umat Islam)

Baitulmaqdis dan Masjidil Aqsa adalah harta umat Islam yang telah dirampas oleh Zionis Yahudi laknatullah. Umat Islam perlu berusaha, berkorban dan berdoa semoga tempat suci umat Islam ini dapat dipulangkan kembali kepada pangkuan umat Islam. Peristiwa Israk dan Mikraj akan lebih bermakna apabila umat Islam seluruhnya dapat membantu saudara-saudara kita di Palestin dan dapat memulihkan dan menguasai Baitulmaqdis dan menghalau Yahudi laknatullah daripada menguasai dan membunuh saudara-saudara kita di Palestin.

ARTIKELPeristiwa Israk dan Mikraj dan Pengajaran Yang Perlu di Hayati : www.iluvislam.com
GAMBAR MASJID: curik dari asipsukaklik-klik.. hehehe...

Tuesday, 12 June 2012

Ceritera KAHWIN


Bila lihat FB tiap minggu seakan-akan menjadi trend apabila cukup minggu sentiasa ada rakan-rakan terdekat mahu pun teman-teman jauh upload gambar-gambar pertunangan, pernikahan, persandingan.... Teruja dan bahagia melihat mereka semua.... Syukur ALLAH berikan mereka jodoh yang baik-baik dan indah-indah buat menyejuk hati tiap hari....

Doakan yang terbaik buat aqma yea!
Hahahha... (Sempat lagi kau aqma!) Well, apa yang aqma mahu sharing hari ini is actually realiti dalam pencarian pasangan masa kini... Setiap orang pasti mendambakan pasangan yang idaman yang sempurna. Entah sempurna itu dilihat dari segi akhlak mahupun paras ataupun kriterianya yang lain.

Orang cantik takkan habis menghiasi dunia. Orang tampan pun akan sentiasa ada. Anak-anak yang comel akan membesar menjadi manusia dewasa yang menarik, cantik dan tampan. Walaupun tak menggoda, ada sahaja hati yang akan tergoda melirik, bahkan menginginkan. Walaupun telah ada seseorang yang setia mendampingi.

Cinta datangnya dari hati kerana cinta berkaitan keserasian hati dua insan. Ketika kita telah menemuinya, maka jagalah dengan berusaha sekuat hati. Jagalah hati pasanganmu. Jika kita inginkan jodoh terbaik maka jadilah yang terbaik kerana jodoh itu sebahagian daripada kita. Allah akan berikan pasangan yang terbaik kepada hambannya, walaupun kadangkala tidak sama dengan doa yang dipanjatkannya.Apa alasan Allah sebenarnya?

Kerana : “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala ciri – ciri yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua kriteria yang kamu inginkan itu.

Pasanganmu akan berasal dari tulang dan daging kita sendiri , dan kita akan melihat diri kita sendiri di dalam dirinya dan kita berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana kita dan pasangan kita akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain. Tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.

"Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Suatu pernikahan seharusnya membuat hati tenang selama qanaah menghiasi hati. Apa ertinya ucapan, “Aku meminangmu kerana agamamu…” jika ternyata setiap makhluk cantik yang boleh membuat mata seorang suami melotot. Apa ertinya ucapan, “Aku menerima pinanganmu kerana agamamu…” jika masih mengagumi ketampanan atau harta benda yang dimiliki lelaki lain.
Tiada manusia yang sempurna. Jika suatu pernikahan itu syaratnya harus membuatkan orang sempurna, maka mungkin tidak ada pernikahan yang berjaya di dunia ini. Ketidaksempurnaan pasangan tidak harus menjadikan alasan dalam pernikahan. Banyak hal di dunia ini yang tetap boleh berjalan walaupun tak sempurna. Bahkan kesempurnaan tak pernah menjamin kebahagiaan.

Jika telah ada seseorang yang mendampingimu, maka ialah yang terbaik. Jika “milik” orang lain nampak lebih baik, yakinlah bahawa itu bukan yang terbaik untukmu, kerana memang Allah tidak menaqdirkannya untukmu. Jika Allah telah takdirkan, jagalah semampumu. Dunia ini hanya ujian, bersabarlah.

Jika kita mencintai seseorang jagalah hatinya..

Jangan pernah kita sakiti hatinya

Rawatlah hatinya dengan cinta yang ada di dalam hatimu..
Siramlah dengan air asmara jika hatinya kering
Cinta tidak akan abadi jika diantara kita
Tak memiliki rasa perhatian dan pengertian
dan Cinta akan hancur
Jika kau panah dengan busur ego dan cemburu mu..
Jagalah hati pasangan kita masing – masing
Dengan seluruh jiwa ragamu bila kita benar2 mencintainya
dan cinta juga boleh memberikan semangat..
Tapi cinta juga boleh menyakitkan bila menusuk hati..
bahkan sakitnya melebihi tubuh yang tertusuk pisau..
kerana cinta telah menyembunyikan pisaunya..
janganlah sekali – kali engkau bercinta bila kau tidak tahu apa erti cinta yang sesungguhnya..
kerana jika kau tidak tahu apa erti cinta yang sesungguhnya,
maka bukan cinta abadi yang kau dapatkan..
melainkan hanya sakit hati yang mendalam yang kau dapat.
Kerana cinta itu hanya kebahagiaan sesaat
apabila kau tak tahu erti cinta yang sesungguhnya..


Memang kadangkala bunga ditaman sebelah itu kelihatan lebih indah… Tetapi sebenarnya bunga ditaman sendiri itu lebih berharga.. Jagalah bunga yang telah kita miliki janganlah disia-siakan ia kerana kita akan sangat menyesal ketika kita telah kehilangannya…

Kalau ditanya aqma tentang soal ini... Hati mana yang tak mahu berkahwin... Doakan agar bakal pasangan aqma itu nanti di permudahkan jalannya, dibukakan hatinya dan di beri petunjuk dari-Nya untuk menerima diri Aqma seada-adanya... Aamiin Ya Rabbal 'Alamin....


Wednesday, 30 May 2012

CINTA itu Fitrah


Sama ada ianya benar atau tidak... Pelbagai persoalan dibawah sudah tentunya biasa menerjah di benak minda kalian di saat sendiri mahupun dikelilingi teman. Tapi apa yang aqma mahu kongsikan di sini.. Segala persoalan tentang CINTA sebenarnya telah ada jawapannya di dalam Al-Quran mahupun hadis... Masyaallah.. Allah maha adil lagi maha mengetahui tentang aturan perjalanan jodoh hambanya... Harap ianya bisa dijadikan panduan buat kita dalam perjalanan istikharah dalam pencarian cinta, buat anda.. anda... dan juga anda yang masih belum berkahwin....

1. Saya dah jatuh hati pada dia… macam mana pulak ni?

“Dan kahwinkanlah orang-orang yang sendirian (bujang) di antara kamu”.
(Surah An-Nur: 32)

"Nikah adalah sunnahku (jalan agamaku), maka barangsiapa yang cintakan agamaku hendaklah dia menjalankan sunahku itu”.(Riwayat Abu Ya’la dari Ibnu Abbas)

“Berkahwinlah supaya kamu menjadi ramai, bahawasanya aku bermegah-megah dengan kamu akan segala umat pada hari kiamat hingga dengan anak yang gugur dari perut ibunya”.(Riwayat Abu Bakar bin Mardawiyah dari Ibnu Umar)

2. Tapi saya tak cukup duit la nak kawin?

“Dan orang-orang yang tidak mampu kahwin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya”.(Surah An-Nur : 33)

Rasulullah S.A.W bersabda :“Wahai kaum pemuda! Barang siapa di antara kamu sekelian yang sudah mampu memberi nafkah, maka hendaklah ia menikah, kerana sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu”.

3. Memang saya tak cukup duit / tak mampu nak kahwin, tapi kalau saya diam sahaja, nanti kekasih saya kena ambil dengan orang lain?

Musa berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."(Surah Al-A’raf : 128)

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”
(Surah Al-Hajj : 40)

“Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”.(Surah Alam Nasyrah : 5-6)

Dikisahkan ketika tiba musim untuk memetik buah tamar, para sahabat r.a tidak sempat untuk memetik buah tamar kerana panggilan jihad daripada Rasulullah S.A.W. Lantaran itu, mereka meninggalkan kebun tamar mereka tanpa dipetik. Setelah berbulan mereka pergi berjihad, alangkah gembiranya hati mereka kerana Allah S.W.T masih lagi memelihara buah tamar mereka seolah-olah mereka meninggalkan kebun mereka semalaman.

Jika tentang kisah tamar Allah mampu memelihara, bagaimana pula tentang orang yang kita minat? Bertaqwa kepada-Nya, nescaya Allah juga mampu pelihara dia untuk dijadikan dia sebagai jodoh kamu..

4. Tapi saya dah suka pada dia.. I can’t live without him/her?

“Katakanlah kepada orang lelaki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
(Surah An-Nur : 30)

“Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui”.(Surah Al-Jatsiyah : 18)

“Orang yang berjihad itu ialah mereka yang berjihad menentang nafsunya”.
(Riwayat Bukhari )

5. Tapi saya bercinta bukan selalu pun dapat jumpa dia.. dia duduk jauh.. saya dan dia tak pernah pun berdua-duaan?

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”.(Surah Al-Isra : 32)

“Pandangan adalah panah beracun dari panah-pandah Iblis. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya dari keelokkan wanita yang cantik karena Allah, maka Allah akan mewariskan dalam hatinya manisnya iman sampai hari kiamat”.
(Musnad Ahmad)

“Mata boleh berzina dengan melihat, lidah boleh berzina dengan bercakap, tangan boleh berzina dengan berpegangan. Kaki boleh berzina dengan berjalan ke arah tempat maksiat. Hati pula boleh berzina dgn merindui, mengingati dan membayangi si dia”.(Riwayat Bukhari Muslim)

6. Tapi saya bukan hensem/cantik mana pun, saya pun risau saya tak ada jodoh.. saya rasa cuma dia seorang sahaja yang boleh terima saya?

“Maha Suci Tuhan Yang telah menciptakan makhluk-makhluk semuanya berpasangan, samada dari yang ditumbuhkan oleh bumi atau dari diri mereka ataupun dari apa yang mereka tidak mengetahuinya”.(Surah Yasin : 36)

“Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi”.(Surah Az-Zukhruf : 12)

“Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih dan sayang”.(Surah Ar-Rum : 21)

7. Rasa macam susah sahaja nak cari jodoh.. give up lah saya macam ni?

Abdullah Ibnu MAs’ud pernah berkata :“Seandainya umurku hanya tinggal 10 hari sahaja untuk aku hidup, nescaya yang ku sukai ialah berkahwin supaya aku tidak menemui Allah s.w.t. (mati) dalam keadaan aku bujang”.

Dari Aisyah r.a. dari Rasulullah s.a.w., baginda telah bersabda :“Barangsiapa yang mempunyai keluasan rezeki hendaklah berkahwin”.(Riwayat Ibnu Majah).

Rasulullah s.a.w. telah bersabda:"Barangsiapa yang tidak beristeri kerana takutkan kepapaan maka dia bukan dari golongan kami”.(Riwayat Abu Mansur Al-Dailami)

Kesimpulan : 
Cinta itu fitrah manusia, tapi jangan dijadikan ianya alasan untuk kita bercinta tanpa batasan. Kalau mampu, segeralah berkahwin. Kalau tak mampu? Tahanlah nafsu! Memang sedih tidak dapat bersama orang yang kita cintai / cinta tak berbalas, tapi lagi malang jika Allah tidak menyintai kita sebagaimana Allah menyintai para hamba-Nya yang betaqwa. 

P/S: I'm cry while this entry is posted...

Tuesday, 29 May 2012

Doa dalam sebak yang tertahan....



Ya Allah.. 

Peluklah hati ini di saat ku mulai merasa gelisah, lemah dan rebah dalam penantian penuh kesabaran ini,
terkadang hati yang kecil ini terasa sebak apabila berhadapan dengan orang tua yang asyik bertanyakan tentang jodoh...


Ya Rabb...

Biarlah ku simpul dalam setiap doa-doa dalam sujud hajat ku...
Kau bukakanlah jalan petunjuk melalui Istikharah ku kepada-MU...
Kau sinarilah pintu hati si pemilik tulang rusuk ini agar kelak tergerak pintu hatinya untuk mengetuk pintu hati yang kecil ini...
Dengan izin-Mu Ya Allah, Kau satukan hati si pemilik tulang rusuk dan hatiku yang akan bertaut dan bersemi indah kerana Redha-MU.... 

Ya Rabb...
Tuntunlah Hati hamba Mu ini agar hanya menerima CINTA seorang Insan yang benar-benar Pilihan-MU bukan Semata-mata atas dasar Pilihan Nafsuku....

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim... 
Jika dia memang baik untukku, untuk agamaku, masa depan dunia dan akhiratku, juga bisa membimbing dan membawaku lebih dekat kepada-Mu, Maka dekatkanlah diriku dengannya & satukanlah kami dalam pernikahan yang Sakinah, Mawaddah, Warrahmah...

Tapi...
Andai bukan dia yang terbaik buat diri ku, maka jangan Kau biarkan kekagumanku menjadi tertarik lantas cinta akannya... 
Jadikanlah kekagumanku seperti orang lain yang pernah kagum padanya.. 
Kau jarakkanlah hati ini agar tidak terus memikirkannya...
Kau wujudkanlah jurang antara kami, agar kedua-dua hati kami mengerti akan petunjuk-Mu...


Ya Allah,
Engkaulah Maha membolak-balikkan hati ini, maka kutitipkan rasa yang lemah ini, kuserahkan semuanya pada-Mu, kerana semua ini adalah milik-Mu.. 

Aamiin ya Rabbal 'Alamiin...

Monday, 28 May 2012

Menangis lagi...




Dalam kita melangkah, Terkadang diuji dengan ujian yang terasa berat dan susah.. Hinggakan kita terduduk dan menangis sendirian, Peritnya terasa tidak keruan..

Akan Tetapi, ketahuilah, Dan renungilah.. Mungkin air mata itu hadir kerana, Ingin menjahit sejadah iman yang kian terkoyak, Lantaran ada langkah-langkah yang tersasar..

Biarlah kita keseorangan tanpa berteman, Biarlah malam tanpa sinar rembulan, Biarlah tidur tanpa dihiasi mimpi yang indah..

Namun, Jangan sesekali biarkan hatimu sunyi, Tanpa sepotong ayat-ayat suci Al-Quran...


La Tahzan wahai muslimat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...